Cara Membuat Blog
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang bebentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Berikut ini adalah langkah-langkah membuat blog:
• Buka halaman web Blogger.com, Anda akan menemukan halaman dengan tampilan seperti gambar di bawah ini
Jika anda sudah memiliki akun Google, silahkan langsung login memasukkan alamat email anda dan kata sandi di kotak yang sudah disediakan. Jika belum, silahkan klik Create an Account terlebih dahulu.
• Isi data dan informasi yang diminta lalu klik tombol Next Step, lakukan konfirmasi sesuai yang diminta, verivikasi biasanya meminta nomor ponsel Anda, ikuti saja prosedurnya hingga selesai.
• Selanjutnya kembali ke Blogger.com dan login dengan akun yang baru saja Anda buat.
• Saat berhasil masuk ke Blogger.com temukan menu Blog Baru dan klik. Langkah ini sudah memasuki tahap pembuatan blog.
• Isi judul dengan judul apapun , sesuai dengan konsep blog yang sudah dipilih, kemudian masukkan alamat blog. Pilih nama yang medah dan menarik, lalu pilih template yang tersedia dan tutup dengan klik Buat Blog.
• Blog anda sudah berhasil dibuat , klik judul untuk mengakses dashboard secara terpisah.
Jumat, 22 November 2019
Kamis, 21 November 2019
Perangkat Keras dan Lunak pada Komputer
PERANGKAT KERAS : Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya
Pengertian Perangkat Keras

Kalau perangkat lunak atau software tidak berwujud fisik, maka perangkat keras atau hardware memiliki pengertian sebaliknya. Oleh karena perangkat keras berbentuk fisik, sehingga bisa dilihat, diraba dan diketahui bentuknya. Keberadaan hardware pada sebuah komputer tentunya sangatlah vital. Setiap perangkat keras memiliki fungsi tersendiri.
Dengan begitu, setiap hardware tidak bisa berdiri sendiri. Jadi dalam seperangkat komputer harus terdiri atas beberapa perangkat keras, seperti motherboard, harddisk, kartu memori, CPU dan sebagainya.
Semua komponen tersebut saling mendukung, sehingga komputer bisa beroperasi. Kemudian semua komponen perangkat keras tersebut membutuhkan perangkat lunak agar komputer bisa dihidupkan dan difungsikan.
Fungsi Perangkat Keras
Setidaknya terdapat lima macam perangkat keras pada sebuah perangkat komputer. Jenis hardware tersebut berfungsi sebagai pendukung kelistrikan, penyimpanan, output, proses dan input.
Seluruh jenis perangkat keras itu nantinya terhubung dalam sistem yang terintegrasi. Sehingga bisa difungsikan untuk input, pemrosesan dan output data.
Performa perangkat keras sangat ditentukan oleh spesifikasinya. Semakin tinggi maka kinerjanya akan semakin bagus. Untuk itu, anda bisa menyesuaikan spek komputernya sesuai dengan kebutuhan dalam penggunaannya.
Kalau komputer hanya difungsikan untuk mengetik, menyimpan foto dan menonton video tidak harus menggunakan spek tinggi. Namun, kalau komputer digunakan untuk kebutuhan desain grafis, bermain video berat, maka harus menggunakan komputer dengan spek tinggi.
Macam Macam Perangkat Keras
Seperti disinggung di atas, perangkat keras terdiri atas bermacam jenis dengan fungsinya masing-masing. Nah, agar lebih jelas fungsi dari setiap macamnya, berikut ini pemaparannya.
• Perangkat keras input. Fungsinya adalah untuk input atau memasukkan data pada memori komputer. Keyboard adalah hardware utama untuk fungsi ini. Sedangkan perangkat peripheral atau pendukungnya adalah mouse dan scanner.
• Perangkat keras untuk pemrosesan data. Hardware ini memiliki fungsi dalam olah data atau untuk mengeksekusi perintah apabila ada data yang dimasukkan. Komponen utama dari hardware ini adalah CPU (CentralProcessing Unit), soundcard (kartu suara), VGA, dan motherboard.
• Perangkat keras output. Jenis hardware ini memiliki fungsi sebagai penampil data atau mengeluarkan data yang sudah diproses sebelumnya. Monitor dan speaker adalah perangkat utama untuk fungsi tersebut. Komponen pendukungnya seperti printer, proyektor, dan sebagainya.
• Perangkat keras untuk penyimpanan. Fungsi dari perangkat keras ini adalah sebagai penyimpan data dari pengguna. Terdapat dua hardware komputer untuk fungsi ini, yakni RAM (untuk penyimpanan volatile), dan harddisk ( untuk media penyimpanan non volatile internal). Ada pula Read Only Memory (ROM) sebagai media simpan dengan sifat non volatile. Jadi datanya tidak akan lenyap ketika listrik mati. Sesuai namanya maka sifatnya hanya readonly. ROM umumnya dimanfaatkan sebagai Firmware atau chip BIOS.
• Perangkat keras kelistrikan. Agar sebuah komputer bisa beroperasi, pastinya membutuhkan pasokan energi listrik. Adanya hardware ini berfungsi untuk menstabilkan tegangan atau daya listrik yang mengalir pada perangkat komputer. Perangkat keras seperti Power Supply bermanfaat untuk mengelola sistem kelistrikan bagi setiap perangkat kerasnya. Tidak hanya itu, biasanya komputer juga dikoneksikan dengan stavolt atau stabilizervoltage. Fungsinya untuk menstabilkan daya listrik, sebelum nantinya dikelola oleh Power Supply. Uninterruptible Power Supply (UPS) bisa juga ditambahkan pada perangkat komputer. Tujuannya sebagai hardware untuk backup daya listrik. Sehingga saat mati listrik, maka perangkat komputer tetap bisa hidup untuk beberapa waktu. Pemasangan UPS sangat penting, agar komputer tidak tiba-tiba mati ketika aliran listriknya terputus. Dengan begitu, sekaligus mencegah risiko kerusakan perangkat keras dari komputernya.
Contoh Perangkat Keras
Sangat banyak contoh perangkat keras untuk mendukung performa komputer. Supaya kinerja komputer anda lebih cepat, nyaman saat multitasking atau membuka beberapa software sekaligus, tidak mudah panas, dan sebagainya.
Maka harus pandai dalam memilih spesifikasi hardwarenya. Nah, berikut ini sejumlah contoh dari perangkat lunak yang lazim digunakan di perkantoran atau pribadi.
• Keyboard. Perangkat keras ini tersusun dari banyak tombol, sehingga memudahkan anda saat mengoperasikan komputer. Input data sangat didukung dengan keberadaan hardware ini. Anda bisa menggunakan keyboard dengan kabel atau nirkabel.
• Mouse. Perangkat keras pendukung ini dimanfaatkan sebagai input data, yang bisa mengendalikan kursor, fungsi klik dan scroll. Anda juga bisa menggunakan mouse dengan kabel dan yang tanpa kabel.
• Scanner. Hardware ini bekerja layaknya mesin fotocopy. Jadi bisa memindai data berupa teks pada buku, foto dan sebagainya. Sehingga bisa menciptakan softcopy atau file dari berbagai media tersebut.
• CPU (CentralProcessing Unit) atau Processor. Perangkat keras ini adalah otak dari komputer. Sehingga seluruh proses yang berlangsung pada seperangkat komputer dikendalikan oleh prosesor. Semakin canggih prosesornya sudah pasti semakin bagus pula performa komputernya.
• Motherboard. Perangkat keras ini merupakan papan sirkuit yang mengkoneksikan seluruh hardware pada perangkat komputer. Guna mendukung kinerjanya, motherboard dilengkapi chip BIOS (Basic InputOutput System).
• Video GraphicArray atau VGA. Tugas dari perangkat keras ini adalah memproses visualisasi data berbentuk grafis. Perkembangan hardware ini sangat pesat, guna mendukung industri desain grafis, game dan multimedia.
• SoundCard. Kartu suara ini berfungsi dalam pemrosesan data dengan format suara. Perangkat keras ini bermanfaat saat komputer mengeluarkan suara atau melakukan perekaman suara.
• Monitor. Media output ini berguna dalam menayangkan hasil dari proses data grafisnya yang didukung oleh VGA.
• Speaker. Perangkat ini berfungsi untuk mengeluarkan suara, yang merupakan hasil pemrosesan dari kartu suaranya.
• Printer. Perangkat keras ini berguna untuk mencetak hasil kerja pada komputer. Kertas biasanya media yang lazim digunakan. Saat ini ada pula produk yang menggabungkan ketiga fungsi pada sebuah printer. Sehingga perangkat ini bisa untuk mencetak, fotocopy dan scan.
• Proyektor. Biasanya perangkat ini digunakan sebagai penunjang presentasi, proses belajar mengajar atau menonton film. Anda tinggal mengkoneksikan pada komputer, dan menembakkan cahaya proyektor pada media yang sesuai.
• RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). RAM adalah media simpan data ketika diproses oleh prosesor. Sedangkan ROM merupakan media simpan yang sifatnya hanya readonly.
• Harddisk. Perangkat keras ini tersusun dari piringan sebagai media penyimpanan sistem operasi, software dan data pengguna komputer.
Pengertian Perangkat Lunak
Bila perangkat keras atau hardware ada bentuk fisiknya, sebaliknya kalau perangkat lunak tidak ada bentuk fisiknya. Perangkat lunak komputer memiliki pengertian sebagai sekumpulan data elektronik, yang tersimpan dan kemudian dikendalikan oleh perangkat komputer.
Nah, data elektronik tersebut berupa Instruksi atau program , yang nantinya akan menjalankan perintah khusus. Jadi dalam sebuah perangkat komputer atau laptop harus diinstalsoftware, agar bisa dioperasikan.
Oleh karena itu, di setiap komputer bisa terpasang software yang berbeda-beda. Sebab instalasi perangkat lunaknya disesuaikan dengan keinginan penggunanya.
Fungsi Perangkat Lunak
Secara umum perangkat lunak pada komputer memiliki dua fungsi utama. Fungsi yang pertama sebagai pemroses data, perintah atau instruksi khusus. Dengan begitu, pengguna bisa mengoperasikan komputernya sesuai dengan hasil kerja yang diinginkan. Selain itu, fungsinya adalah untuk sarana interaksi yang mengkoneksikan pengguna dengan perangkat kerasnya.
Macam Macam Perangkat Lunak
Ada beragam jenis perangkat lunak yang bisa dioperasikan pada komputer. Untuk bisa menggunakannya terdapat software berbayar dan tak berbayar. Nah, apa saja macam perangkat lunaknya?
1. Perangkat Lunak Berbayar
Sangat banyak produk software yang dikembangkan oleh developernya. Namun, untuk bisa menikmati kegunaan perangkat lunak tersebut, serta berbagai fitur dan update terbarunya, anda harus membayar dengan harga tertentu.
Meskipun anda sudah membelinya, tapi tidak mendapatkan lisensi untuk membuat copiannya dan menyebarluaskan untuk pengguna komputer lain. Karena tindakan itu termasuk ilegal dan bertentangan dengan hukum. Produk perangkat lunak ini seperti Microsoft Windows, Adobe Photosoft, CorelDraw, Microsoft Office, dan sebagainya.
2. Freeware
Perangkat lunak ini bersifat gratis, jadi tidak harus membelinya seperti software berbayar. Bahkan anda bisa menggunakannya tanpa batasan waktu. Jadi bisa digunakan tanpa berbayar sampai kapan pun.
Biasanya pengembang software ini mendedikasikannya untuk komunitas tertentu. Tetapi hak cipta tetap dipertahankannya, sehingga tetap bisa juga melakukan berbagai pengembangan selanjutnya. Contoh produk dari freeware ini adalah Google Chrome, MozillaFirefox, dan sebagainya.
3. FreeSoftware
Pada awalnya anda harus membeli perangkat lunak ini. Namun, anda bebas untuk melakukan penggandaan, modifikasi bahkan distribusinya. Jadi pengertian gratisnya tidak hanya pada beberapa komponen tersebut. Inilah yang membedakannya dengan freeware.
4. Shareware
Perangkat lunak ini juga bisa digunakan secara gratis. Sayangnya ada batasan waktu untuk penggunaannya. Inilah perbedaannya dengan freeware, yang bisa dimanfaatkan selamanya tanpa ada waktu kadaluarsanya.
Shareware merupakan program khusus yang didistribusikan sebagai software versi evaluasi atau demonstrasi. Oleh karena itu, pengembangnya membatasi fungsi atau fitur yang bisa digunakan penggunanya. Jadi pengembangkan akan membatasi waktu pemakaiannya, semisal hanya satu bulan saja. Nah, bila anda ingin menikmati seluruh fiturnya, maka harus membelinya terlebih dahulu.
Cara ini dimanfaatkan sebagai pengujian produk, sehingga anda bisa mengetahui beragam kelebihan dan fungsi yang ditawarkannya. Shareware ini biasanya dimanfaatkan oleh perusahaan pengembang anti virus. Itulah kenapa anda sering mendapatkan uji coba penggunaan antivirus secara gratis, tapi hanya dalam tempo waktu tertentu saja.
Sesudah itu tertarik dengan antivirusnya dengan segala fiturnya, maka anda harus membayar dalam jumlah tertentu. Itulah kenapa shareware juga dikenal juga dengan istilah trialware.
5. Malware
Perangkat lunak ini dianggap sebagai perusak sehingga berbahaya bila disalahgunakan. Tujuan pembuatan software ini memang untuk menyusup bahkan merusak sistem jaringan komputer. Tentunya tanpa seizin dari pemiliknya. Istilah malware sudah umum digunakan sebagai penamaan bagi perangkat lunak yang bisa mengganggu perangkat komputer.
Contoh produk malware meliputi spyware (perangkat lunak pengintai), adware (perangkat lunak untuk iklan yang tidak transparan atau tidak jujur), virus komputer dan sebagainya sebagai software yang dibuat dengan tujuan jahat. Contoh lainnya adalah softwareBancos, yang bisa mencuri data dari komputer orang lain.
Jadi saat penggunanya membuka website bank, maka software ini akan melakukan kamuflase atau mengalihkannya ke situs bank phising atau palsu. Sehingga seluruh data nasabah bisa dicuri dengan bantuan malware tersebut.
6. Open SourceSoftware
Sesuai namanya perangkat lunak ini bersifat terbuka, sehingga anda bisa mengaksesnya secara gratis. Sesuai namanya, maka kode sumbernya terbuka agar bisa dipelajari, kemudian dimodifikasi agar fungsinya meningkat, dan seterusnya boleh disebarluaskan untuk pengguna lainnya. Jadi perangkat lunak ini biasanya dikelola oleh komunitas tertentu.Meskipun sifatnya terbuka, tapi tetap harus digunakan sesuai dengan ketentuan dan etika tertentu. Contoh dari perangkat lunak ini adalah Linux, yang fungsinya setara dengan Microsoft Windows.
Contoh Perangkat Lunak
pixabay.com
Dengan mengenal bermacam perangkat lunak, maka anda bisa memahami beragam produk dan fungsinya. Ada banyak contoh dari software yang lazimnya digunakan oleh masyarakat. Berikut ini beberapa kategori dan contohnya.
1. Software System
Terdapat sejumlah perangkat lunak yang digunakan sebagai sistem operasi komputer. Contohnya adalah Linux, Mac dan Windows. Sistem operasi Windows lebih banyak digunakan karena harganya lebih murah daripada Mac.
Wajar saja kalau pengguna Windows relatif lebih banyak ketimbang Mac dan Linux. Meskipun Linux tidak berbayar karena bersifat open source, tapi tetap kalah jumlah penggunanya dari Windows. Sebab Windows lebih mudah dalam cara pengoperasiannya.
2. Software Browser
Ketika anda ingin mencari informasi tertentu, biasanya akan melakukannya dengan bantuan situs pencari. Beberapa contoh perangkat lunaknya adalah Opera Mini, Internet Explorer, MozillaFirefox, Chrome dan sebagainya.
Dari segi banyaknya pengguna, Chrome menempati posisi tertinggi. Sebab tampilannya lebih rapi, sehingga lebih nyaman dan menyenangkan saat digunakan.
3. Microsoft Office
Sesuai namanya perangkat lunak ini memang memiliki fungsi sebagai penunjang urusan perkantoran. Seperti pengetikan dokumen, akuntansi, media presentasi dan sebagainya. Sejumlah contoh dari software ini adalah Microsoft Word, Excel, Powerpoint, Outlook, Publisher dan sebagainya.
4. PaintSoftware
Perangkat lunak ini berfungsi sebagai pengolah gambar atau desain. Sehingga anda bisa membuat gambar atau pola tertentu, melakukan editing dan sebagainya. Beberapa contoh softwarenya adalah CorelDraw, Adobe Photosoft, Paint dan sebagainya.
5. Software Anti Virus
Serangan virus bisa menimpa setiap komputer, khususnya yang sering berselanjar di dunia maya, kerap mengunduh file dan sebagainya. Untuk itu, komputer membutuhkan sistem perlindungan agar tidak mudah terserang virus. Sebagai contoh adalah AVG, Norton, Avast, Smadav dan sebagainya.
Nah, itulah beberapa informasi penting seputar perangkat lunak atau software untuk komputer. Pengembangan selalu terjadi pada spesifikasi, fitur dan fungsinya. Hal ini tentunya bertujuan untuk semakin memudahkan para pengguna komputer. Karena itu, pastikan anda selalu menggunakan versi terbarunya.
•
Cara Membuat Gmail Baru
Cara Membuat Email Baru Daftar Akun di Gmail
Cara Membuat Email, Sebenarnya cara bikin email itu tidak sulit tapi mungkin beberapa orang belum tahu caranya. Artikel ini berawal dari percakapan dua anak SMU yang kebetulan ada di samping saya waktu saya sedang minum kopi. Salah satu dari anak muda itu bertanya pada temannya “bro, kalau mau bikin facebook kan harus punya email, gimana sih cara membuat email?”. Wah ternyata masih ada yang kurang paham cara daftar email sendiri ya hehehe.
Kenapa kita butuh email? Email adalah salah satu fasilitas yang wajib kita miliki ketika melakukan kegiatan di internet. Misalnya ketika kita ingin membuat akun media sosial di Facebook, Twitter, atau Google plus, pasti situs media sosial tersebut akan meminta akun email kita, atau ketika kita ingin belanja di toko online, pasti mereka akan menanyakan akun email kita. Fungsi email ini sendiri adalah sebagai alat komunikasi digital (surat elektronik) dan bisa juga sebagai identitas online seseorang.
Berikut ini adalah langkah-langkah membuat akun Gmail baru .
Cara Membuat / Daftar Gmail (Google Mail)
Gmail.com adalah layanan email gratis favorit saya. Selain bisa buat akun Gmail dengan gratis, kita juga bisa membuat akun Google+ dengan mudah bila sudah memiliki akun Gmail. Ikuti langkah-langkah cara daftar Gmail berikut:
1. Langkah pertama membuat akun Gmail Anda, kunjungi situs Google Mail
2. Klik tombol “Createanaccount” atau “Buat akun” yang ada di sebelah kanan atas halaman Gmail.
3. Anda akan diarahkan ke halaman baru di mana Anda bisa mengisi data diri. Isilah kolom-kolom yang ada pada halaman pendaftaran dengan data Anda:
• Nama: isi dengan nama lengkap Anda, nama depan dan nama belakang
• Pilih nama pengguna Anda: isi dengan alamat email yang Anda inginkan
(misalnya: romeodicaprio88@gmail.com)
• Buat sandi: isi dengan sandi yang tidak mudah ditebak, tapi mudah Anda ingat (Baca tips membuat password yang kuat
• Konfirmasi sandi Anda: ulangi memasukkan sandi Anda sebelumnya
• Tanggal lahir: isi dengan tahun, bulan, dan tanggal kelahiran Anda
• Gender: pilih yang sesuai dengan jenis kelamin Anda
• Ponsel: isi dengan nomor HP Anda untuk keamanan
• Alamat email saat ini: biarkan saja kosong
• Lokasi: pilih sesuai dengan negara tempat Anda tinggal, misalnya Indonesia
• Centang kolom menyetujui persyaratan dan kebijakan dari Google
• Klik tombol “Langkah berikutnya“
4. Setelah Anda klik Langkah berikutnya, nanti Anda akan melihat Pop up yang berisi informasi menganaiPrivacy dan Persyaratan. Scroll informasi tersebut hingga ke bawah, lalu klik tombol “SAYA SETUJU“
5. Selanjutnya nanti akan muncul tampilan Selamat datang! Yang perlu Anda lakukan adalah klik Lanjutkan ke Gmail
perlu verifikasi akun dengan memasukkan nomor telepon di kolom yang disediakan, nanti kode akan terkirim via SMS ke HP Anda. Masukkan kode tersebut ke kolom yang tersedia, lalu klik Lanjutkan. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman ucapan Selamat datang seperti gambar di atas.
6. Sampai di sini proses daftar Gmail yang Anda lakukan sudah selesai. Silahkan masuk masuk ke halaman email Anda dan mempelajari akun Gmail Anda.
Referensi:
https://www.maxmanroe.om/cara-membuat-email-baru.html
Cara Membuat Email, Sebenarnya cara bikin email itu tidak sulit tapi mungkin beberapa orang belum tahu caranya. Artikel ini berawal dari percakapan dua anak SMU yang kebetulan ada di samping saya waktu saya sedang minum kopi. Salah satu dari anak muda itu bertanya pada temannya “bro, kalau mau bikin facebook kan harus punya email, gimana sih cara membuat email?”. Wah ternyata masih ada yang kurang paham cara daftar email sendiri ya hehehe.
Kenapa kita butuh email? Email adalah salah satu fasilitas yang wajib kita miliki ketika melakukan kegiatan di internet. Misalnya ketika kita ingin membuat akun media sosial di Facebook, Twitter, atau Google plus, pasti situs media sosial tersebut akan meminta akun email kita, atau ketika kita ingin belanja di toko online, pasti mereka akan menanyakan akun email kita. Fungsi email ini sendiri adalah sebagai alat komunikasi digital (surat elektronik) dan bisa juga sebagai identitas online seseorang.
Berikut ini adalah langkah-langkah membuat akun Gmail baru .
Cara Membuat / Daftar Gmail (Google Mail)
Gmail.com adalah layanan email gratis favorit saya. Selain bisa buat akun Gmail dengan gratis, kita juga bisa membuat akun Google+ dengan mudah bila sudah memiliki akun Gmail. Ikuti langkah-langkah cara daftar Gmail berikut:
1. Langkah pertama membuat akun Gmail Anda, kunjungi situs Google Mail
2. Klik tombol “Createanaccount” atau “Buat akun” yang ada di sebelah kanan atas halaman Gmail.
3. Anda akan diarahkan ke halaman baru di mana Anda bisa mengisi data diri. Isilah kolom-kolom yang ada pada halaman pendaftaran dengan data Anda:
• Nama: isi dengan nama lengkap Anda, nama depan dan nama belakang
• Pilih nama pengguna Anda: isi dengan alamat email yang Anda inginkan
(misalnya: romeodicaprio88@gmail.com)
• Buat sandi: isi dengan sandi yang tidak mudah ditebak, tapi mudah Anda ingat (Baca tips membuat password yang kuat
• Konfirmasi sandi Anda: ulangi memasukkan sandi Anda sebelumnya
• Tanggal lahir: isi dengan tahun, bulan, dan tanggal kelahiran Anda
• Gender: pilih yang sesuai dengan jenis kelamin Anda
• Ponsel: isi dengan nomor HP Anda untuk keamanan
• Alamat email saat ini: biarkan saja kosong
• Lokasi: pilih sesuai dengan negara tempat Anda tinggal, misalnya Indonesia
• Centang kolom menyetujui persyaratan dan kebijakan dari Google
• Klik tombol “Langkah berikutnya“
4. Setelah Anda klik Langkah berikutnya, nanti Anda akan melihat Pop up yang berisi informasi menganaiPrivacy dan Persyaratan. Scroll informasi tersebut hingga ke bawah, lalu klik tombol “SAYA SETUJU“
5. Selanjutnya nanti akan muncul tampilan Selamat datang! Yang perlu Anda lakukan adalah klik Lanjutkan ke Gmail
perlu verifikasi akun dengan memasukkan nomor telepon di kolom yang disediakan, nanti kode akan terkirim via SMS ke HP Anda. Masukkan kode tersebut ke kolom yang tersedia, lalu klik Lanjutkan. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman ucapan Selamat datang seperti gambar di atas.
6. Sampai di sini proses daftar Gmail yang Anda lakukan sudah selesai. Silahkan masuk masuk ke halaman email Anda dan mempelajari akun Gmail Anda.
Referensi:
https://www.maxmanroe.om/cara-membuat-email-baru.html
Kamis, 17 Oktober 2019
Anatomi dan Instrumentasi
Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia
Instrumentasi medis adalah pengetahuan yang mendalami prinsip kerja berbagai alat yang dipergunakan dalam dunia medis dan bertujuan membantu petugas medis dalam pelayanan kesehatan. Instrumentasi medis ini merupakan gabungan dari beberapa ilmu, antara lain: Fisika, Biologi, Kedokteran, Engineering, dan Komputer.
Anatomi tubuh manusia adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia. Anatomi tubuh manusia tersusun atas sel, jaringan, organ, dan sistem organ. Sistem organ merupakan bagian yang menyusun tubuh manusia. Sistem ini terdiri atas berbagai jenis organ, yang memiliki struktur dan fungsi yang khusus. Sistem organ memiliki struktur dan fungsi yang khas. Masing-masing sistem organ saling tergantung satu sama lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Anatomi tubuh manusia
1. Sistem rangka
Tubuh manusia didukung oleh sistem rangka, yang terdiri dari 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen, dan tulang rawan. Tulang ini disusun oleh kerangka aksial dan kerangka apendikular.
Kerangka aksial terdiri dari 80 tulang yang terletak di sepanjang sumbu tubuh manusia. Kerangka aksial terdiri dari tengkorak, tulang telinga tengah, tulang hyoid, tulang rusuk, dan tulang belakang.
Kerangka apendikular terdiri dari 126 tulang yang merupakan tulang-tulang pelengkap yang menghubungkan kerangka aksial. Kerangka apendikular terletak di daerah tungkai atas, tungkai bawah, panggul, dan bahu.
Fungsi sistem rangka untuk bergerak, menopang dan memberikan bentuk tubuh, melindungi organ-organ dalam, serta sebagai tempat melekatnya otot-otot.
2. Sistem otot
Sistem otot terdiri dari sekitar 650 otot yang membantu pergerakan, aliran darah, dan fungsi tubuh lainnya.
Ada tiga jenis otot yaitu otot rangka yang terhubung dengan tulang, otot polos yang ditemukan di dalam organ pencernaan, dan otot jantung yang ditemukan di jantung dan membantu memompa darah.
3. Sistem peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan sekitar 5 liter darah yang dibawa oleh pembuluh darah. Sistem peredaran darah didukung oleh jantung, yang hanya seukuran kepalan tangan tertutup. Bahkan pada saat istirahat, rata-rata jantung dengan mudah memompa lebih dari 5 liter darah ke seluruh tubuh setiap menitnya.
Sistem peredaran darah memiliki tiga fungsi utama yaitu:
- Mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Darah memberikan nutrisi penting dan oksigen dan menghilangkan limbah dan karbon dioksida untuk dikeluarkan dari tubuh. Hormon diangkut ke seluruh tubuh melalui cairan plasma darah.
- Melindungi tubuh melalui sel darah putih dengan melawan patogen (kuman) yang telah masuk ke dalam tubuh. Trombosit berfungsi untuk menghentikan perdarahan saat luka dan mencegah patogen memasuki tubuh. Darah juga membawa antibodi yang memberi kekebalan spesifik pada patogen yang sebelumnya telah terpapar tubuh atau telah divaksinasi.
- Mempertahankan homeostasis (keseimbangan kondisi tubuh) pada beberapa kondisi internal. Pembuluh darah membantu menjaga suhu tubuh yang stabil dengan mengendalikan aliran darah ke permukaan kulit.
4. Sistem pencernaan
Sistem pencernaan adalah sekelompok organ yang bekerja untuk menerima makanan, mengubah dan memproses makanan menjadi energi, menyerap zat gizi yang terdapat pada makanan ke aliran darah, serta membuang sisa makanan yang tersisa atau tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Makanan melewati saluran pencernaan yang terdiri dari rongga mulut, faring (tenggorokan), laring (kerongkongan), lambung, usus halus, usus besar, dan berakhir di anus.
Selain saluran pencernaan, ada beberapa organ aksesori penting dalam anatomi tubuh manusia yang membantu mencerna makanan. Organ aksesori dari sistem pencernaan meliputi gigi, lidah, kelenjar ludah, hati, kantong empedu, dan pankreas.
5. Sistem endokrin
Sistem endokrin terdiri dari beberapa kelenjar yang mengeluarkan hormon ke dalam darah. Kelenjar-kelenjar ini termasuk hipotalamus, kelenjar pituitari, kelenjar pineal, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, dan kelenjar kelamin (gonad).
Kelenjar dikendalikan secara langsung oleh rangsangan dari sistem saraf dan juga oleh reseptor kimiawi dalam darah dan hormon yang diproduksi oleh kelenjar lain.
Dengan mengatur fungsi organ dalam tubuh, kelenjar ini membantu menjaga homeostasis tubuh. Metabolisme seluler, reproduksi, perkembangan seksual, homeostasis gula dan mineral, denyut jantung, dan pencernaan merupakan salah satu dari banyak proses yang diatur oleh hormon.
6. Sistem saraf
Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, organ sensorik, dan semua saraf yang menghubungkan organ-organ ini dengan bagian tubuh lainnya. Organ-organ ini bertanggung jawab atas kendali tubuh dan komunikasi di antara bagian-bagiannya.
Otak dan sumsum tulang belakang membentuk pusat kontrol yang dikenal sebagai sistem saraf pusat. Saraf sensorik dan organ indra dari sistem saraf perifer memantau kondisi di dalam dan di luar tubuh dan mengirimkan informasi sistem saraf pusat. Saraf eferen di sistem saraf perifer membawa sinyal dari pusat kendali ke otot, kelenjar, dan organ untuk mengatur fungsinya.
7. Sistem pernapasan
Sel-sel tubuh manusia membutuhkan aliran oksigen untuk tetap hidup. Sistem pernapasan menyediakan oksigen ke sel tubuh sambil mengeluarkan karbon dioksida dan produk limbah yang bisa mematikan jika dibiarkan menumpuk.
Ada tiga bagian utama dari sistem pernapasan: saluran napas, paru-paru, dan otot-otot respirasi. Saluran napas meliputi hidung, mulut, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus. Saluran ini membawa udara melewati hidung menuju paru-paru.
Paru-paru berfungsi sebagai organ utama sistem pernapasan dengan pertukaran oksigen ke dalam tubuh dan karbon dioksida keluar dari tubuh.
Otot respirasi, termasuk diafragma dan otot interkostal, bekerja sama untuk memompa, mendorong udara masuk dan keluar dari paru-paru saat bernapas.
8. Sistem kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh adalah pertahanan tubuh terhadap bakteri, virus, dan patogen lainnya yang mungkin berbahaya, dengan menjaga dan menyerang dari patogen-patogen tersebut.
Ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, limfosit (termasuk sel B dan sel T), timus, dan leukosit, yang merupakan sel darah putih.
9. Sistem limfatik
Dalam anatomi tubuh mansia, sistem limfatik mencakup kelenjar getah bening, saluran getah bening, dan pembuluh getah bening, dan juga berperan dalam pertahanan tubuh.
Tugas utamanya adalah membuat dan memindahkan getah bening, cairan bening yang mengandung sel darah putih, yang membantu tubuh melawan infeksi.
Sistem limfatik juga menghilangkan kelebihan cairan getah bening dari jaringan tubuh, dan mengembalikannya ke darah.
10. Sistem ekskresi dan urinaria
Sistem ekskresi mengeluarkan zat sisa yang tidak dibutuhkan lagi oleh manusia. Pada anatomi tubuh manusia, organ-organ ekskresi terdiri dari ginjal, hati, kulit, dan paru-paru.
Sistem urinaria atau perkemihan termasuk ke dalam sistem eksresi yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Ginjal menyaring darah untuk membuang limbah dan menghasilkan urine. Ureter, kandung kemih, dan uretra bersama-sama membentuk saluran kemih, yang berfungsi sebagai sistem untuk mengalirkan urine dari ginjal, menyimpannya, dan kemudian melepaskannya saat buang air kecil.
Selain menyaring dan menghilangkan limbah dari tubuh, sistem urinaria juga mempertahankan homeostasis air, ion, pH, tekanan darah, kalsium, dan sel darah merah.
Organ hati berfungsi mengeluarkan empedu, kulit berfungsi mengeluarkan keringat, sedangkan paru-paru berfungsi dalam mengeluarkan uap air dan karbon dioksida.
11. Sistem reproduksi
Sistem reproduksi pria
Sistem reproduksi memungkinkan manusia untuk bereproduksi. Sistem reproduksi pria mencakup penis dan testis, yang menghasilkan sperma.
Sistem reproduksi wanita
Sistem reproduksi wanita terdiri dari vagina, rahim dan ovarium, yang menghasilkan ovum (sel telur). Selama pembuahan, sel spermabertemu dengan sel telur di tuba falopi. Kedua sel tersebut kemudian melakukan pembuahan yang ditanamkan dan tumbuh di dinding rahim. Bila tidak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal untuk mempersiapkan kehamilan akan luruh menjadi menstruasi.
Sistem reproduksi memungkinkan manusia untuk bereproduksi. Sistem reproduksi pria mencakup penis dan testis, yang menghasilkan sperma.
Sistem reproduksi wanita terdiri dari vagina, rahim dan ovarium, yang menghasilkan ovum (sel telur). Selama pembuahan, sel spermabertemu dengan sel telur di tuba falopi. Kedua sel tersebut kemudian melakukan pembuahan yang ditanamkan dan tumbuh di dinding rahim. Bila tidak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal untuk mempersiapkan kehamilan akan luruh menjadi menstruasi.
12. Sistem integumen
Kulit atau sistem integumen adalah organ terbesar dalam anatomi tubuh manusia. Sistem ini melindungi dari dunia luar, dan merupakan pertahanan pertama tubuh melawan bakteri, virus dan patogen lainnya. Kulit juga membantu mengatur suhu tubuh dan menghilangkan limbah zat sisa melalui keringat. Selain kulit, sistem integumen meliputi rambut dan kuku.
Kulit atau sistem integumen adalah organ terbesar dalam anatomi tubuh manusia. Sistem ini melindungi dari dunia luar, dan merupakan pertahanan pertama tubuh melawan bakteri, virus dan patogen lainnya. Kulit juga membantu mengatur suhu tubuh dan menghilangkan limbah zat sisa melalui keringat. Selain kulit, sistem integumen meliputi rambut dan kuku.
Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsinya
1. Sistem rangka
Sistem rangka manusia tersusun dari 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen, dan tulang rawan.
Tulang-tulang yang menyusun kerangka manusia adalah:
- Tulang kepala: 8 buah
- Tulang kerangka dada: 25 buah
- Tulang wajah: 14 buah
- Tulang belakang dan pinggul: 26 buah
- Tulang telinga dalam: 6 buah
- Tulang lengan: 64 buah
- Tulang lidah: 1 buah Tulang kaki: 62 buah
Kerangka manusia memiliki peran penting seperti:
- Menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh
- Melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
- Tempat melekatnya otot-otot
- Untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
- Tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
- Memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah
2. Sistem Otot
Sistem otot manusia terdiri dari sekitar 600 otot. Sistem otot memiliki fungsi membantu pergerakan tubuh, aliran darah, dan fungsi tubuh lainnya.
Terdapat tiga jenis otot pada tubuh manusia:
- Otot rangka yang terhubung dengan tulang
- Otot polos yang berada di dalam organ pencernaan
- Otot jantung yang berada di jantung dan berperan membantu memompa darah.
3. Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah manusia adalah jantung. Sistem peredaran darah atau sirkulasi memiliki tiga fungsi utama yaitu:
- Mengedarkan darah ke seluruh tubuh
- Melindungi tubuh melalui sel darah putih dengan melawan patogen (kuman) yang telah masuk ke dalam tubuh.
- Mempertahankan homeostasis (keseimbangan kondisi tubuh) pada beberapa kondisi internal.
4. Sistem Pencernaan
Sistem peredaran darah manusia adalah jantung. Sistem peredaran darah atau sirkulasi memiliki tiga fungsi utama yaitu:
- Mengedarkan darah ke seluruh tubuh
- Melindungi tubuh melalui sel darah putih dengan melawan patogen (kuman) yang telah masuk ke dalam tubuh.
- Mempertahankan homeostasis (keseimbangan kondisi tubuh) pada beberapa kondisi internal.

Setelah kita mengetahui apa itu Instrumentasi Medis, biasanya pengetahuan ini dapat membantu petugas medis/dokter untuk :
n Deteksi penyakit sedini mungkin
n Diagnose dapat lebih dipercepat dan lebih akurat
n Diagnose invasive dapat dihindarkan atau diperkecil
n Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Konsep dasar Instrumentasi Medis :
Terdiri dari : 1 sumber sinyal, 2 objek, sensor, detector dan 2 system perekaman dan display. Pertama-tama misalnya ada 2 objek, salah satu objek diberi sinyal yang berasal dari sumber sinyal yang nantinya akan ditangkap oleh detector, pada objek ini sinyal termodulasi sedangkan objek satu lagi diberi sinyal biopotensial yang akan terbaca menjadi sensor. Setelah kedua objek ini masing-masing diberi sinyal berbeda maka akan dirubah menjadi sinyal-sinyal listrik yang kemudian dari masing-masing objek hasilnya akan terekam dan dapat ditampilkan.
Instrumen-instrumen dalam bidang medis ada banyak sekali saat ini yang biasanya terdapat di rumah sakit antara lain :
– Pesawat Sinar-X
– Pesawat Sinar-X Angiography
– Pesawat Sinar-X Mobile yaitu Radiograpi dan Floroskopi
– Pesawat Sinar-X Gigi
– Pesawat CT Scan
– Pesawat MRI (Magnetic Resonance Imaging)
– Pesawat Kedokteran Nuklir SPECT (Single Photon Emission CT)
– Pesawat Kedokteran Nuklir PET (Positron Emission Tomography)
– Pesawat Ultrasound
– Pesawat ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)
– Pesawat Elektromedikal yaitu EKG, Ventilator, dan Pesawat Anesthesia
– Pesawat Fisioterapi yaitu Electrotherapy, Ultrasound theraphy, dan Diathermy
– Mammography
– Linear Accelarator
Instrumentasi Laboratorium Medis
Monday, August 15, 2016
Infolabmed.com. Istilah instrumentasi merupakan istilah yang jarang diketahui oleh khalayak, tidak seperti halnya dengan istilah tekhik lainnya seperti listrik, elektronika, teknik pendingin, informatika dan lain-lain. Padahal, dunia instrumentasi, disadari atau tidak, sudah kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh sederhana dari penerapan instrumentasi ini antara lain pada setrika listrik. Di dalam setrika tersebut terdapat sebuah elemen pemanas listrik sebagai sumber panas. Panas yang dihasilkan oleh setrika listrik tersebut haruslah sesuai dengan keinginan pemakai, karena setiap jenis kain yang disetrika memerlukan panas yang berlainan. Untuk memenuhi hasrat pemakai tersebut, maka di dalam setrika listrik tersebut dipasangi alat yang akan memutuskan aliran arus listrik ke elemen pemanas tadi. Secara umum alat tersebut dikenal sebagai termostat yang menggunakan bimetal. Apabila panas pada setrika tersebut telah mencapai setelan yang diinginkan, maka aliran listrik akan diputuskan, dan panas yang dihasilkan oleh setrika listrik tersebut akan berangsur turun, setelah melewati setelan bimetal, maka aliran listrikpun akan diberikan kembali kepada elemen pemasan tadi. Demikian seterusnya.
PENGERTIAN INSTRUMENT
Instrumentasi menurut Oxford English Dictionary didefinisikan:
- Penggunaan instrumen ilmiah, bedah, atau lainnya; pengoperasian dengan instrumen.
- Desain, konstruksi, dan penyediaan instrumen untuk pengukuran, kontrol, dll; keadaan yang dilengkapi atau dikendalikan oleh instrumen tersebut secara kolektif.
Sebagai contoh istilah instrumentasi digunakan pada instrumentasi laboratorium yang mempunyai pengertian kumpulan alat uji laboratorium yang dikendalikan oleh komputer. Peralatan laboratorium tersebut mengukur jumlah listrik dan kuantitas kimia yang digunakan untuk otomatisasi pengujian air minum dari bahan pencemar.
INSTRUMEN LABORATORIUM
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada pemakaian peralatan:
1. Persyaratan kecukupan peralatan Laboratorium harus dilengkapi dengan semua peralatan yang diperlukan sesuai dengan jenis layanan yang disediakan sekalipun tidak digunakan secara rutin.
2. Persyaratan kemampuan alat Pada saat instalasi alat maupun saat kerja rutin, peralatan harus diperhatikan menunjukkan kemampuan atau memenuhi kinerja yang dipersyaratkan dan harus memenuhi spesifikasi yang sesuai untuk pemeriksaan bersangkutan.
3. Penandaan peralatan Setiap jenis peralatan harus diberi label, tanda atau identifikasi lain yang khas.
4. Log alat Setiap jenis alat yang digunakan harus memiliki catatan yang dipelihara dan terkendali mencakup:
a. identitas alat.
b. nama pabrik, tipe identifikasi dan nomor seri atau identifikasi khas lain.
c. orang yang dapat dihubungi (dari pihak pemasok).
d. tanggal penerimaan dan tanggal pemeliharaan.
e. lokasi (jika perlu).
f. kondisi ketika alat diterima (alat baru/bekas atau kondisi lain);
g. instruksi pabrik atau acuan yang dibuat.
h. rekaman kinerja alat yang memastikan alat layak digunakan.
i. pemeliharaan yang dilakukan/direncanakan untuk yang akan datang.
j. kerusakan, malfungsi, modifikasi atau perbaikan alat.
k. tanggal perkiraan penggantian alat, jika mungkin.
5. Persyaratan pengoperasian alat Alat hanya boleh dioperasikan oleh petugas yang berwenang. Instruksi penggunaan dan pemeliharaan peralatan terkini (mencakup pedoman yang sesuai dan petunjuk penggunaan yang disediakan oleh pembuat alat) harus tersedia bagi petugas laboratorium.
6. Jaminan keamanan kerja alat Alat harus dipelihara dalam kondisi kerja yang aman, mencakupkeamanan listrik, alat penghenti darurat (emergency stop device) dan penanganan yang aman oleh petugas yang berwenang. Semua harus disesuaikan dengan spesifikasi atau instruksi pabrik termasuk pembuangan limbah kimia, bahan radioaktif maupun biologis.
7. Penanganan terhadap alat yang rusak Alat yang diduga mengalami gangguan, tidak boleh digunakan, harus diberi label yang jelas dan disimpan dengan baik sampai selesai diperbaiki dan memenuhi kriteria yang ditentukan (pengujian dan kalibrasi) untuk digunakan kembali. Laboratorium harus melakukan tindakan yang memadai sebelum digunakan kembali.
8. Pemindahan alat Laboratorium harus memiliki prosedur penanganan, pemindahan, penyimpanan dan penggunaan yang aman untuk mencegah kontaminasi dan kerusakan alat. Apabila alat dipindahkan keluar laboratorium untuk diperbaiki, maka sebelum digunakan kembali di laboratorium harus dipastikan alat telah dicek dan berfungsi baik.
9. Pemutahiran hasil koreksi kalibrasi. Apabila kalibrasi menghasilkan sejumlah faktor koreksi, laboratorium harus memiliki prosedur untuk menjamin bahwa salinan dari faktor koreksi sebelumnya dimutahirkan dengan benar.
10. Pencegahan terhadap perlakuan orang tidak berwenang. Semua peralatan termasuk perangkat keras, perangkat lunak, bahan acuan, bahan habis pakai, pereaksi dan sistem analitik harus dijaga terhadap perusakan akibat perlakuan orang yang tidak berwenang, yang dapat membuat hasil pemeriksaan tidak sah. Beberapa jenis peralatan laboratorium yang perlu mendapat perhatian adalah:
Alat Gelas
- Tabung yang dipakai harus selalu bersih.
- Untuk pemakaian ulang, cuci alat gelas dengan deterjen (sedapatnya netral) dan oksidan (hipoklorit) kemudian bilas dengan aquades.
Blood cell counter
- Bagian luar alat dilap setiap hari.
- Periksa semua selang pembuangan limbah pemeriksaan, apakah ada sumbatan atau tidak.
- Periksa selang pembuangan limbah pemeriksaan, apakah ada sumbatan atau tidak.
- Setiap selesai pemeriksaan, lakukan pencucian.
- Tutup badan alat dengan plastik bila alat tidak dipakai.
Elisa set
a. Elisa Reader
1) Lakukan kalibrasi linearitas alat, stabilitas pembacaan dan ketepatan pembacaan.
2) Kalibrasi dilakukan pada saat pertama kali alat dipakai, penggantian lampu, dan secara periodik untuk memastikan ketepatan pembacaan.
b. Elisa Washer Lakukan kalibrasi volume dispenser, sisa yang tertinggal dalam well (rest well) dan posisi well.
c. Incubator Suhu yang dipakai harus sesuai dengan spesifikasi alat.
d. Heating block Lakukan kalibrasi suhu heating block.
Flame photometer
- Letakkan alat di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung atau sinar emisi yang konstan, bebas dari debu dan asap rokok.
- Hindari alat terkena/tercemar keringat, serbuk/serpihan saring, sabun dan bahan mencuci lain.
- Ikuti petunjuk operasional dari pabrik pembuat mengenai;
- Pemilihan photocell dan panjang gelombang
- Pengaturan lebar celah
- Pemilihan bahan bakar dan tekanan udara atau tekanan oksigen
- Langkah-langkah untuk pemanasan alat, koreksi dari pengganggu dan background nyala flame
- Pencucian burner
- Pengabuan/pemanasan sampel
- Pengukuran intensitas emisi
Fotometer/Spectrofotometer
- Gunakan lampu yang sesuai dengan masing-masing jenis fotometer.
- Tegangan listrik harus stabil.
- Hidupkan alat terlebih dahulu selama 5-30 menit (tergantungjenis/merek alat), supaya cahaya lampu menjadi stabil.
- Monokromator atau filter harus bersih , tidak lembab, dan tidak berjamur.
- Kuvet (tergantung jenisnya) harus tepat meletakkannya. Sisi yang dilalui cahaya harus menghadap ke arah cahaya. Bagian tersebut harus bersih, tidak ada bekas tangan, goresan ataupun embun. Untuk menghindari hal tersebut pegang kuvet di ujung dekat permukaan.
- Isi kuvet harus cukup sehingga seluruh cahaya dapat melalui isi kuvet.
- Tidak boleh ada gelembung udara dalam kuvet.
- Untuk pemeriksaan enzimatik, kuvet harus diinkubasi pada suhu yang sesuai dengan suhu pemeriksaan.
- Fotodetektor harus dijaga kebersihannya dengan cara membersihkan permukaannya dengan alkohol 70%.
- Amplifier/pengolah signal harus berfungsi dengan baik.
Inkubator
- Bagian dalam inkubator dan rak harus dibersihkan secara teratur dengan disinfektan.
- Suhu dicatat setiap pagi hari untuk inkubator yang dinyalakanterus menerus atau sebelum dan sesudah digunakan.
- Suhu yang tertera pada alat perlu dikalibrasi secara rutin untuk mengetahui keakuratannya.
Kamar Hitung
- Kamar hitung dan kaca penutup harus bersih, sebab kotoran (jamur, partikel debu) pada pengamatan di bawah mikroskop akan terlihat sebagai sel.
- Periksa di bawah mikroskop, apakah garis-garis pada kamar hitung terlihat jelas dan lengkap.
- Kamar hitung dan kaca penutup harus kering, bila basah akan menyebabkan terjadinya pengenceran dan kemungkinan sel darah akan pecah, sehingga jumlah sel yang dihitung menjadi berkurang.
- Kaca penutup harus tipis, rata, tidak cacat dan pecah, sebab kaca penutup berfungsi untuk menutup sampel, bila cacat atau pecah maka volume dalam kamar hitung menjadi tidak tepat.
- Cara pengisian kamar hitung; dengan menggunakan pipet Pasteur dalam posisi horisontal, sampel dimasukkan ke dalam kamar hitung yang tertutup kaca penutup.
- Bila pada pengisian terjadi gelembung udara di dalam kamar hitung atau sampel mengisi parit kamar hitung/menggenangi kamar lain, atau kamar hitung tidak terisi penuh, maka pengisian harus diulang.
- Cuci kamar hitung segera setelah dipakai dengan air mengalir atau dengan air deterjen encer.
- Bila masih kotor, rendamlah dalam air deterjen, kemudian bilas dengan air bersih.
- Pada waktu mencuci kamar hitung tidak boleh menggunakan sikat.
Lemari es (refrigerator) dan freezer
- Menggunakan lemari es dan freezer khusus untuk laboratorium.
- Tempatkan lemari es sedemikian rupa sehingga bagian belakang lemari es masih longgar untuk aliran udara dan fasilitas kebersihan kondensor.
- Pintu lemari es harus tertutup baik untuk mencegah keluarnya udara dingin dari bagian pendingin.
- Lemari es dan freezer harus selalu dalam keadaan hidup.
- Suhu dicatat setiap pagi dan sore hari.
- Termometer yang digunakan harus sesuai dengan suhu alat yang dikalibrasi, misalnya 2°C-8°C, -20°C atau -76°C.
Gas Chromatography–Mass Spectrometry
a. Injektor
1) Bersihkan bagian dalam secara secara teratur
2) Periksa septum terhadap kebocoran dengan larutan berbusa
b. Kolom
1) Amati sambungan kolom dengan menggunakan larutan sabun.
2) Periksa kepadatan isi kolom dengan pengukuran aliran udara (flow rate) secara visual. Packed kolom mempunyai aliran udara 10-25 ml/menit, sedangkan kapiler kolom mempunyai aliran udara 1-2,5 ml/menit.
3) Kolom yang baru perlu dilakukan pra kondisi dengan cara:
a) Ujung keluaran tidak disambungkan pada detektor
b) Alirkan gas pembawa 30 ml/menit selama 30 menit
c) Naikkan suhu kolom sampai batas suhu maksimum dari kolom yang bersangkutan selama 12-13 jam
c. Oven Amati suhu kontrol pada waktu pemeriksaan
d. Gas
1) Periksa tekanan gas dan aliran udara pada waktu pemeriksaan secara rutin. Perubahan aliran udara dapat disebabkan oleh karena kebocoran.
2) Gas karier dimurnikan dari oksigen dan uap air dengan menggunakan filter/gas uap.
3) Lakukan pemeriksaan gas dengan cara mengalirkan gas pada tekanan maksimum setiap bulan. Bila ada bagian yang rusak segera diganti.
e. Detektor Lakukan pembersihan dengan hati-hati sesuai dengan petunjuk dari pabrik secara rutin.
MIKROSKOP
- Letakkan mikroskop di tempat yang datar dan tidak licin.
- Bila menggunakan cahaya matahari, tempatkan di tempat yang cukup cahaya dengan mengatur cermin sehingga diperoleh medan penglihatan yang terang.
- Biasakan memeriksa dengan menggunakan lensa obyektif 10x dulu, bila sasaran sudah jelas, perbesar dengan objektif 40x dan bila perlu dengan 100x. Untuk pembesar 100x gunakan minyak imersi.
- Bersihkan lensa dengan kertas lensa atau kain yang lembut setiap hari setelah selesai bekerja, terutama bila lensa terkena minyak imersi bersihkan dengan eter alkohol (lihat referensi).
- Jangan membersihkan/merendam lensa dengan alkohol atau sejenisnya karena akan melarutkan perekatnya sehingga lensa dapat lepas dari rumahnya.
- Jangan menyentuh lensa obyektif dengan jari.
- Jangan membiarkan mikroskop tanpa lensa okuler atau obyektif, karena kotoran akan mudah masuk.
- Bila lensa obyektif dibuka, tutup dengan penutup yang tersedia.
- Saat mikroskop disimpan, lensa obyektif 10x atau 100x tidak boleh berada pada satu garis dengan kondensor, karena dapat mengakibatkan lensa pecah bila ulir makrometer dan mikrometemya sudah rusak.
- Simpan mikroskop di tempat yang rendah kelembabannya, dapat dengan cara memberikan penerangan lampu wolfram atau dengan silika gel.
Otoklaf (Autoclave)
- Bagian bawah autoklaf harus terisi air bebas mineral sampai setinggi penyangga.
- Pastikan bahwa air akan cukup selama proses sterilisasi.
- Pastikan autoklaf tertutup dan karet pengunci terpasang di lekukannya.
- Katup udara keluar harus terbuka.
- Pastikan pemanas (elektrik, gas atau kerosene) hidup.
- Pastikan katup pengaman terpasang selama pemanasan.
- Pastikan proses selesai sebelum melepas tutup atau membuka.
- Pastikan bahan yang disterilisasi cukup lama didiamkan sampai dingin.
- Catat suhu, tekanan dan waktu setiap digunakan.
Oven
- Bagian dalam oven harus dibersihkan sekurang-kurangnya setiap bulan.
- Pintu oven baru boleh dibuka setelah suhu turun sampai 40°C.
- Catat suhu dan waktu setiap digunakan.
Penangas air (Waterbath)
- Ketinggian air perlu diperiksa tiap hari. Tinggi air dalam waterbath harus lebih tinggi dari larutan yang akan di inkubasi.
- Kebersihan dinding bagian dalam harus diperhatikan dengan mengganti air setiap hari. Sebaiknya gunakan aquades.
- Catat suhu setiap digunakan.
PIPET
- Gunakan pipet gelas yang sesuai dengan peruntukannya yaitu pipet transfer yang dipakai untuk memindahkan sejumlah volume cairan yang tetap dengan teliti, serta pipet ukur yang dipakai untuk memindahkan berbagai volume tertentu yang diinginkan.
- Gunakan pipet yang bersih dan kering serta ujungnya masih utuh dan tidak retak.
- Cara penggunaan pipet harus disesuaikan dengan jenis pipet.
- Pemipetan cairan tidak boleh menggunakan mulut.
- Pemindahan cairan dari pipet ke dalam wadah harus dilakukan dengan cara menempelkan ujung pipet yang telah dikeringkan dahulu bagian luarnya dengan kertas tissue pada dinding wadah/bejana dalam posisi tegak lurus dan cairan dibiarkan mengalir sendiri.
- Pipet volumetrik tidak boleh ditiup.
- Pipet ukur yang mempunyai tanda cincin di bagian atas, setelah semua cairan dialirkan maka sisa cairan di ujung pipet dikeluarkan dengan ditiup memakai alat bantu pipet
- Pipet ukur yang tidak mempunyai tanda cincin tidak boleh ditiup.
- Pipet dengan volume kecil (1-500 ul) harus dibilas untuk mengeluarkan sisa cairan yang menempel pada dinding bagian dalam.
- Pipet untuk pemeriksaan biakan harus steril.
- Pipet yang telah dipakai untuk memipet larutan basa harus dibilas dahulu dengan larutan yang bersifat asam dengan konsentrasi rendah, sedangkan yang telah dipakai untuk memipet larutan asam harus dibilas dengan larutan yang bersifat basa lemah, kemudian direndam dalam aquades selama satu malam, kemudian bilas lagi dengan aqudemineral.
- Pipet yang sudah dipakai harus direndam dalam larutanantiseptik, kemudian baru dicuci.
PIPET SEMI AUTOMATIK
- Pada pipet semiotomatik, tip pipet tidak boleh dipakai ulang karena pencucian tip pipet akan mempengaruhi kelembaban plastik tip pipet, juga pengeringan seringkali menyebabkan tip meramping dan berubah bentuk saat pemanasan.
- Penggunaan tidak boleh melewati batas antara tip dan pipetnya.
- Tip yang digunakan harus terpasang erat.
- Sesudah penggunaan harus dibersihkan dan disimpan denganbaik di dalam rak pipet.
pH METER
- Letak konektor pada pH meter untuk tempat elektroda harus diperhatikan dengan baik, jangan sampai salah menghubungkan.
- Pada saat menuang cairan kimia harus hati-hati, jangan sampai tumpah ke pH meter, karena akan merusak komponen di dalamnya.
- Elektroda harus terendam dalam cairan.
ROTATOR
Bersihkan bagian luar alat dan bagian-bagian yang berputar diberi pelumas secara teratur. Perhatikan ke-aus-an bagian yang berputar.
SENTRIFUGE
- Letakkan sentrifus pada tempat yang datar.
- Gunakan tabung dengan ukuran dan tipe yang sesuai untuk tiap sentrifus.
- Beban harus dibuat seimbang sebelum sentrifus dijalankan, kecuali pada sentrifus mikrohematokrit karena tabung kapiler sangat kecil.
- Pada penggunaan sentrifus mikrohematokrit, tabung kapiler harus ditutup pada salah satu ujungnya untuk menghindari keluarnya darah.
- Pastikan bahwa penutup telah menutup dengan baik dan kencang sebelum senfrifus dijalankan.
- Periksa bantalan pada wadah tabung. Bila bantalan tidak ada maka tabung mudah pecah waktu disentrifus karena adanya gaya sentrifugal yang kuat menekan tabung kaca ke dasar wadah. Bantalan harus sesuai dengan ukuran dan bentuk tabung.
- Putar tombol kecepatan pelan-pelan sesuai kecepatan yang diperlukan.
- Hentikan segera bila beban tidak seimbang atau terdengar suara aneh.
- Jangan mengoperasikan sentrifus dengan tutup terbuka.
- Jangan menggunakan sentrifus dengan kecepatan yang lebih tinggi dari keperluan.
- Jangan membuka tutup sentrifus sebelum sentrifus benar-benar telah berhenti.
19. Timbangan analitik/digital
- Diletakkan pada meja datar, permanen, terhindar dari getaran dan angin, tidak boleh digeser .
- Periksalah selalu jarum petunjuk angka (angka menunjuk 0) setiap kali akan menimbang (untuk timbangan analitik).
- Gunakan selalu pinset untuk mengangkat anak timbangan.
- Bahan yang akan ditimbang harus sesuai suhu kamar.
- Bahan yang ditimbang tidak boleh tercecer sehingga mempengaruhi hasil penimbangan.
- Mengurangi atau menambah beban dilakukan pada saattimbangan dalam keadaan istirahat.
- Pintu kotak selalu tertutup pada waktu menimbang.
- Kegunaan Instrumen Penelitian Antara lain :
- Sebagai alat pencatat informasi yang disampaikan oleh responden,
- Sebagai alat untuk mengorganisasi proses wawancara,
- Sebagai alat evakuasi performa pekerjaan staf peneliti.
- Penyusunan Instrumen Penelitian
Daftar kuesioner adalah serangkaian pertanyaan yang diajukan kepada responden mengenai objek yang sedang diteliti, baik berupa pendapat, tanggapan ataupun dirinya sendiri. Sebagai suatu instrumen penelitian, maka pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak boleh menyimpang dari arah yang akan dicapai oleh usulan proyek penelitian, yang tercermin dalam rumusan hipotesis. Dengan demikian daftar perntanyaan yang harus diajukan dengan taktis dan strategik sehingga mampu menyaring informasi yang dibutuhkan oleh responden.
Pertanyaan yang diajukan oleh responden harus jelas rumusannya, sehingga peneliti akan menerima informasi dengan tepat dari responden. Sebab responden dan pewawancara dapat menginterpretasi makna suatu kalimat yang berbeda dengan maksud peneliti, sehingga isi pertanyaan justru tidak dapat dijawab. Di samping itu harus pula diperhatikan ke mana arah yang dicapai, mengingat tanpa arah yang jelas tidak mungkin dapat disusun suatu daftar pertanyaan yang memadai.
Dalam menyususn daftar pertanyaan, seorang peneliti hendaknya mempertimbangkan hal-hal berikut :
- Apakah Anda menggunakan tipe pertanyaan terbuka atau tertutup atau gabungan keduanya.
- Dalam mengajukan pertanyaan hendaknya jangan langsung pada masalah inti/pokok dalam penelitian Anda. Buatlah pertanyaan yang setahap demi setahap, sehingga mampu mengorek informasi yang dibutuhkan.
- Pertanyaan hendaknya disusun dengan menggunakan bahasa Nasional atau setempat agar mudah dipahami oleh responden.
- Apabila menggunakan pertanyaan tertutup, hendaknya setiap pertanyaan maupun jawaban diidentifikasi dan diberi kode guna memudahkan dalam pengolahan informasi
- Dalam membuat daftar pertanyaan, hendaknya diingat bahwa Anda bukanlah seorang introgator, tetapi pihak yang membutuhkan informasi dari pihak lain.
Untuk itu, dalam menyusun suatu rancangan daftar pertanyaan sebetulnya merupakan kerja kolektif seluruh anggota team peneliti. Keterlibatan semua anggota team peneliti akan memberikan konstribusi penyempurnaan kontruksi instrumen penelitian. Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun daftar pertanyaan :
- Penentuan informasi yang dibutuhkan,
- Penentuan proses pengumpulan data,
- Penyusunan instrumen penelitian,
- Pengujian instrumen penelitian.
- Prinsip-prinsip Pemilihan Instrumen Penelitian
- Prinsip utama pemilihan instrumen adalah memahami sepenuhnya tujuan penelitian, sehingga peneliti dapat memilih instrumen yang dirahapkan dapat mengantar ke tujuan penelitian.
- Tujuan penelitian menentukan instrumen apa yang akan digunakan.
- Kadang terjadi bahwa tujuan penelitian justru ditentukan oleh instrument yang tersedia, atau digunakan instrumen yang sudah popular, walaupun sebenarnya tidak cocok dengan tujuan penelitiannya.
- Suatu pendapat yang tidak selalu benar bahwa “instrumen yang canggih adalah yang terbaik”.
- Pedoman umum yang dapat digunakan dalam pemilihan instrumen, khususnya bagi peneliti pemula.
Daftar Pustaka
Langganan:
Postingan (Atom)










